Agama menjadi bahan perbandingan, baik itu disegi politik maupun dalam kehidupan sosial.
Apakah kita tidak sadar, Tuhan menciptakan kita berbagai agama, berbagai suku, dan berbagai budaya.
Menurut saya pandangan terhadap agama, suku, dan budaya hanya butuh saling menghargai.
Tidak ada perbedaan yang membuat kita berpecah belah.
Meyakini dan mempercayai tergantung dengan kepribadian kita sendiri, kenapa harus sifat perbedaan??
Tidak tahukah kita Tuhan itu membeci orang yang saling menghianati, orang tidak menghargai dan orang yang suka memecah belah.
Biarkan kita berbeda-beda, asalkan kita bersatu dengan niat yang tulus semata-mengharapkan ridho dari Yang Kuasa.
Hidup itu kita yang jalani, tapi Tuhan lah yang akan menentukan.
Mari Kita tanam dan memulai semua dengan senyuman, hari ini dan sampai kita mati.
Kehidupan senyum melekat dikesunyian, tawa tangis menggema dikegelapan, ulurkan tangan dan dengarkan cerita mereka, karena kehidupan tidak akan pernah sama.
Jumat, 30 Desember 2016
Selasa, 27 Desember 2016
Menurut setengah Ahli tafsir, bahwa Nabi Adam A.s bahagia dengan 5 perkara yaitu :
1. Mengakui Kesalahan;
2. Menyesal Akan Kesalahan Itu;
3. Menempelak Diri nya Sendiri;
4. Segera Bertaubat;
5. Dan Tidak Berputus Asa dari pada Rahmat Allah Swt.
Catatan Kecil : Subhanallah, semoga kita tidak termasuk orang-orang yang Merugi.
1. Mengakui Kesalahan;
2. Menyesal Akan Kesalahan Itu;
3. Menempelak Diri nya Sendiri;
4. Segera Bertaubat;
5. Dan Tidak Berputus Asa dari pada Rahmat Allah Swt.
Catatan Kecil : Subhanallah, semoga kita tidak termasuk orang-orang yang Merugi.
Senin, 26 Desember 2016
Langganan:
Komentar (Atom)
